Setiap Muslim Wajib Menuntut Ilmu dan Para Ulama Dituntut Tanggung Jawabnya

Setiap muslim wajib mempelajari agamanya dan mendalaminya dengan penuh kesungguhan. Bahkan, setelah berhasil belajar, merekapun berkewajiban untuk ikut berperan serta dalam menyebarkan ilmu-ilmu Islam tersebut. Mereka harus saling menolomg untuk menyebarluaskan ajaran Islam ke berbagai penjuru dunia. Salah satu jalan untuk mencapai hal itu, umat islam harus mengadakan pertemuan harian, atau mingguan, atau mungkin bulanan di masjid-masjid atau di rumah-rumah untuk mempelajari ilmu-ilmu agama lewat berbagai kitab. Di antara hal yang penting untuk dipelajari adalah ilmu Fiqih, ilmu tauhid, Ilmu hadis, dan ilmu sejarah atau perilaku Nabi Muahammad SAW. Merekapun hendaknya ikut serta dalam penerbitan buku-buku Islam untuk mencerdaskan imat islam lewat buku.

                Di samping itu, para Ulama dan para Khatib juga dituntut untuk secara aktif mengajari umat Islam mengenai ajarannya, baik yang berkenaan dengan ilmu Tauhid, Fiqih, Ibadah sahalat, Shaum, Zakat, dan lain-lain. Mereka sangat dituntut untuk membuktikan khidmat dan dharma baktinya demi tegaknya agama, dengan mengguanakan gaya bahasa yang mudah dicerna, atau disesuaikan dengan situasi dan kondisi umat.

                Nabi Muhammad SAW sendiri telah memberikan contoh mengenai hal itu. Lewat mimbarnya belia SAW mengajari umat Islam mengenai berbagai persoalan agama, khususnya mengenai Shalat. Menyebarkan agama dan memngajari umat lewat mimbar termasuk cara yang cukup berpengaruh. Apalagi umat Islam – juga umat lain – di zaman sekarang sangat disibukkan dengan kegiatan mencari nafkahnya. Dengan demikian, mereka sangat haus akan siraman ruhani dari para ulama.

(Dikutib dari buku “ SHALAT SEPERTI NABI SAW” – Karya : Sayyid Hasan bin Ali Al Saqqaf)
http://warisannabi.com/product/0/19/Shalat-Seperti-Nabi-SAW

0 komentar:

Poskan Komentar