“Perlunya Meramaikan Majelis Zikir, Apa Manfaatnya ?”

Dialam lingkungan dan masa kini banyak orang terlena dengan kehidupan dunia. Aktivitas keduniaan dan faham materialisme menjadi tujuan utama dalam mengisi hari-hari kehidupannya. Sebagai dampaknya tidak jarang, hanya sedikit sekali atau sebagian kecil dari masyarakat muslim yang tertarik dan peduli terhadap aktivitas yang berbau religius. Ghirah keagamaanpun relatif menurun dan kualitas amaliyah serta ibadah boleh dikata tidak begitu diperhatikan. Dapat dikatakan kita jauh dari agama dan agama pun jauh dari kita.

Untuk mengantisipasi serta memberikan manfaat bagi kehidupan kita baik secara hablumminallah maupun hablumminannas perlu kiranya kita meramaikan, menghadiri, mengikuti majelis-majelis zikir, majelis ta’lim dan lain sebagainya agar ummat ini tidak gersang ditelan zaman, tidak sunyi dengan nilai ibadah.

Manfaat Majelis Zikir
1. Majelis zikir adalah taman surga. Rasul SAW bersabda :
إن لله سـرا يـا من الـملا ئـكـة تحـل وتـقـف عـلى مـجالس الذكر فى الأرض, فارتـعوا فى ريا ض الـجنـة, قالوا : وا ين رياض الـجنـة ؟ قال : مـجالس الذكر.
“Allah memiliki beberapa Malaikat yang berkeliling, lalu berhenti, dan bertempat di majelis zikir di bumi. Maka hidup mewahlah di taman surga. Para Sahabat bertanya : Dimanakah taman surga? Jawab Jabi SAW : Yaitu majelis zikir.”
2. Orang yang berzikir pada hari kiamat nanti akan dipanggil oleh Allah SWT.
Nabi SAW bersabda :
يـقول الله عز وجل يوم الـقـيامة : سيـعلمو اهل الـجمع من اهل الكرم فـقيل : ومن اهل الكرم يارسول الله ؟ اهل مـجالس الذكر.
“Pada hari kiamat nanti Allah akan berfirman : Akan mengerti sejumlah orang-orang yang mulia itu. Ditanyakan kepada Nabi ; siapakah orang-orang yang mulia itu ya Rasulullah? jawabnya : yaitu sekelompok orang-orang yang biasa berzikir.”
3. Orang yang berzikir kepada Allah berarti bersyukur kepada-Nya.
Sabda Nabi SAW:
ان الله يـقول : يـاابن ادم , انـك اذا ذكرتـني شكر تـني, واذا نسيـتـني كـفرتـني. ( الحـديث الطـبرنى )
“Sesungguhnya Allah berfirman : Hai Anak Adam! sesungguhnya engkau jika berzikir kepada-Ku berarti mensyukuri kepada-Ku, dan apabila engkau lupa kepada-Ku berarti mengingkari Aku.”
4. Orang yang berzikir termasuk orang yang jihad membela agama Allah.
Diriwayatkan bahwa ada orang bertanya kepada Nabi SAW :
- Siapakah para pejuang yang terbesar pahalanya? Jawab Nabi : Yaitu orang yang banyak berzikir kepada Allah SWT.
- Siapakah diantara orang shaleh yang terbesar pahalanya? Jawab Nabi SAW : Yang terbanyak berzikir kepada Allah SWT.
- Kemudian orang itu menanyakan tentang : Shalat, Zakat, Haji dan Shadaqah. Semuanya Rasul SAW mengatakan : Yang banyak berzikir kepada Allah SWT.
Maka Abubakar berkata kepada Umar : Hai Abu Hafshin dengan demikian orang-orang yang berzikir itu telah memborong seluruh kebaikan. Rasulullah SAW bersabda : Ya, Benar.
5. Orang yang berzikir mendapat ilham dari Allah.
Sabda Nabi SAW :
ما من يوم ولـيلـة الا ولله عـز وجل فـيه صدقـة يـمن بـها عـلى من يـشاء من عـبا ده, وما من الله عـلى عـبد بـا فـضل من ان يـلهمـه ذكره.
“Tiada siang dan malam berlalu, melainkan bagi Allah pada waktu itu mempunyai anugerah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada anugerah Allah yang diberikan kepada hamba-Nya melebihi ilham (petunjuk) untuk orang yang berzikir kepada-Nya.”
Bahwa suatu ketika Rasulullah SAW duduk dengan para Sahabat, kemudian ada 3 orang datang kepada Beliau.
(1) Seorang melihat ada tempat kosong ditengah majelis lalu duduk disitu.
(2) Seorang lagi duduk dibelakang majelis.
(3) Seorang lagi pergi meninggalkan majelis.
Setelah selesai memberikan pengajian, Beliau bersabda :
(1) Orang pertama karena mendekat kepada Allah, maka Allah mendekat kepadanya.
(2) Orang kedua, ia malu kepada Allah karena mengganggu orang lain, maka Allah malu kepadanya.
(3) Orang ketiga karena ia berpaling kepada Allah, maka Allah berpaling darinya.
Lukmanul Hakim : “Wahai anakku : Apabila kamu melihat suatu kaum sedang berzikir, maka duduklah bersama mereka karna jika kamu sudah pandai, maka ilmu mu akan bermanfaat”.
Cendikia berkata :
Sesungguhnya Allah SWT mempunyai surga di dunia, barang siapa masuk kedalamnya, maka hidupnya akan bahagia. Sewaktu ditanya; apakah itu? Ia menjawab : Majelis zikir.
Sabda Nabi SAW :
الـمجلس الصالح يـكـفر عن الـمو من الـفى الـف مـجلس من مـجالس السـوء.
“Majelis yang baik itu dapat menghapus dua juta majelis jelek bagi orang mukmin.”
Umar Bin Khattab berkata :
- Ada orang yang berdosa sebesar gunung Tihamah.
- Sewaktu mendengar pengajian ia merasa takut dan bertobat atas dosa-dosanya.
- Sewaktu pulang ke rumah, dosanya telah diampuni Allah SWT.
- Allah tidak menjadikan tempat di bumi melainkan tempat pengajian oleh ulama.
Sayyid Abdurrahman Bin Muhammad Almasyhur berkata bahwa Abu Laits As-Samarqandi mengetengahkan:
“Barangsiapa duduk bersama seorang yang berilmu meskipun tidak dapat memahami sedikitpun ilmu yang disampaikan; maka dia telah mendapat 7 kemuliaan” :
1. Dia akan memperoleh berbagai keutamaan yang diperoleh oleh para penuntut ilmu.
2. Selama didalam majelis itu dia terhindar dari berbagai dosa.
3. Ketika keluar dari rumah menuju majelis ilmu, dia mendapat rahmat.
4. Ketika orang-orang di majelis tersebut mendapat rahmat, maka dia juga menerimanya.
5. Dia dicatat sedang melakukan ketaatan selama mendengar pengajian tersebut.
6. Tidak hatinya merasa sedih karena sulit memahami apa yang disampaikan, maka kesedihan ini menjadi perantara baginya untuk dekat dengan Allah, sebab Allah SWT berkata :


أنـا عـند الـمنكسرة قـلو بـهم من أجـلي
“Aku bersama dengan orang-orang yang hatinya hancur karena-Ku”.
Maksud kebersamaan Allah dalam hadits ini ialah : Allah akan menghibur dan menolongnya.
7. Dia akan melihat kemuliaan orang yang berilmu dan kerendahan orang yang fasik. Hatinya akan membenci kefasikan dan menyukai ilmu. MUDAH-MUDAHAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA ... AMIN ALLAHUMA AMIN :)

0 komentar:

Poskan Komentar